Home » Sosok » Dr Nanang Trenggono: Komunikasi Politik Taufiq Kiemas Jujur-Ekspresif

Dr Nanang Trenggono: Komunikasi Politik Taufiq Kiemas Jujur-Ekspresif

Akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila), Dr Nanang Trenggono MSi menilai, semasa hidup HM Taufiq Kiemas (TK) mampu menampilkan diri sebagai tokoh besar di partai yang berideologi nasionalis dengan kiprah besar lewat komunikasi politik yang jujur dan ekspresif.

“Semua itu, bukan karena TK menjadi suami Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga mantan Presiden, tapi karena kiprah besar dirinya,” ujar Nanang, di Bandarlampung, Minggu (9/6), saat diminta tanggapan atas wafatnya Ketua MPR RI yang juga sesepuh PDI Perjuangan, HM Taufiq Kiemas.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung itu, dalam kiprahnya, TK menampilkan dirinya sebagai pemimpin yang apa adanya, dengan komunikasi politiknya bersifat ekspresif dan jujur, tidak ada yang perlu disembunyikan.

Dia tokoh yang praktis dan kuat menjaga ideologi partainya, ujar dia.

PDI Perjuangan dan masyarakat Indonesia setelah ditinggalkan TK, ujar Nanang, kehilangan tokoh yang terbuka yang lahir di Jakarta dan orang tuanya berasal dari Sumatera Selatan dan Sumatera Barat ini.

Nanang juga berpendapat, kepergian TK untuk selamanya menghadap Illahi itu akan mempunyai pengaruh cukup besar bagi PDI Perjuangan, terutama di jajaran elite pada level pusat (DPP PDI Perjuangan), provinsi (DPD) maupun kabupaten dan kota (DPC PDI Perjuangan).

Alasannya, ujar dia, sosok TK selama ini sudah mendapatkan tempatnya, terutama untuk kepentingan strategis parpol itu, seperti penempatan jabatan publik atau rekrutmen politik.

“TK sudah menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan penting di tubuh PDI Perjuangan setelah Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum,” katanya.

Ia menyebutkan contoh peran strategis dan kuat TK itu, seperti saat Puan Maharani terangkat sebagai tokoh politik dalam pentas nasional karena hasil komunikasi politik yang dijalankan TK.

Nanang juga menyatakan, bagaimana TK berhasil menjembatani perimbangan PDI Perjuangan sebagai oposisi moderat terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, juga merupakan buah dari komunikasi politik TK.

“Bahkan, saya menduga Megawati dan TK adalah duet sesungguhnya dalam semua langkah besar PDI Perjuangan menjadi partai oposisi ala Indonesia, dan saat ini membentuk pembangunan sistem dan budaya politik oposisi moderat dalam keutuhan Indonesia,” ujar Nanang pula.

Dia mengungkapkan pula bahwa yang paling kelihatan dari hasil kiprah politik Taufiq Kiemas saat ini adalah PDI Perjuangan telah menjadi sentral dalam proses demokratisasi lokal dalam pemilu kepala daerah di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, dan sebentar lagi di Lampung.

“Tradisi oposisi dan demokrasi di Indonesia semakin maju. Dalam konteks inilah berkat jasa TK yang besar,” demikian Nanang Trenggono.

Ketua MPR RI HM Taufiq Kiemas yang juga sesepuh PDI Perjuangan serta pencetus sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan RI) itu wafat akibat sakit dideritanya dalam perawatan di General Hospital Singapura, Sabtu (8/6), dan telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Minggu (9/6) siang.

sumber : lampung.antaranews.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MI’RAJ NEWS AGENCY

MI'RAJ NEWS AGENCY

RAMADHAN 1434 H

Ramadhan 1434 H
%d bloggers like this: